NYEPUT NASKAH KUNO PUSPEKERME
Assalamualaikum wr.wb
Hay semuanya,saya Baiq Monika Sahara akan menceritakan
kembali perjalanan saya dan teman –teman saya mencari nasakha kuno,kali ini
saya dan teman-teman saya mencari naskah kuno di Dusun Sengkoah,Desa Sulin,tepatnya
diperbatasan antara Lombok Tengah dengan Lombok Barat.Sebelum kami sampai
dirumah Mamiq Upik kami berhenti disebuah warung untuk membelika buah
tangan,dan beristirahat sejenak,setelah itu kami pun melanjutkan perjalanan
kerumah Mamiq Upik,setibanya kami dirumah Mamiq Upik sudah ada istri dan kedua
anakanya didepan rumahnya yang sudah menunggu kedatangan kami,kamipun disambut
dengan senyuman hangat dari istri dan anaknya yang cantik-cantik.Kami pun
dipersilahkan untuk duduk diteras rumahnya dan kami memeberi tahu kedatangan
kami kerumahnya untuk mencari tahu tentang naskah kuno,dan melakuakn tradisi
nyeput naskah,setelah itu Mamiq Upik pun menghampiri kami dengan membawa
beberapa naskah yang iya miliki yaitu,Rengganis,Puspekerme,Ajar
Wali,Markum,Purwe Dak Sirne,Joharsyah,Khayatnur,Jatisware,beliau memeplajari naskahnya
sudah 2tahun berjalan.
Puspekerme naskah yang kami pilih,sebelum melakukan
tradisi nyeput kami diceritakan isi naskah tersebut,jadi naskah Puspekerme ini
adalah naskah yang diwariskan turun-temurun dari nenek moyang beliau,naskah
tersebut sudah berada sejak 200tahun lamanya arti naskah Puspekerme adalah
pespe yang berarti(kembang)dan kerme yang berarti(perbuatan yang baik),jadi
puspekerme adalah dimana perbuatan yang baik selalu berkembang seperti kembang
yang bermekaran,harum dan selalu akan terlihat indah.
Naskah tersebut
meneceritakan seorang raja yang bernama Puspekerme dan mempunyai seorang putra
yang berumur 4 tahun raja tersebut sangat menyayangi putranya,singkat cerita
sang raja mendapatkan kabar dari baitalmokedes bahwa ada seseorang yang bisa
membuat pande emas yang sangat pintar,dan sang raja ingin membuatkan putranya
pamenge-menge/mainan,dan sang raja mengundang pande emas untuk datang ke
puspekerme untuk dibuatkan satu ikan emas tapi yang bisa hidup,bisa berenang,dan
beliau menanyakan berapa emas untuk dihabisakn membuat ikan tidak besar dan
tidak kecil,dan 70 dirham/emas untuk
membuatkan ikan emas yang sedang-sedang.dan pande emas disanjung oleh sang raja
bahwa ia sangat pintar membuatnya,dan pande emas mengatakan bawa ada yang lebih
pintar dari saya,ada dinegara baitalmakmur dia itu malah lebih pintar dari
saya,dia bisa membuat merak kencane/emas dan bisa terbang,dan sang raja
mengutus ki demang pande langit untuk membuat surat yang ditujukan untuk raja
baitalmakmur untuk memanggil kemasan/pembuat emas untuk mendatangi puspekerme
untuk membuat burung merak yang bisa terbang membawa putranya.karna sang anak
masih berumus 4 tahun sang raja menyimpan burung merak didalam peti bersama
ikan emas,ternyata burung merak,dan ikan emas bisa berbicara,ikan emaspun
bertanya kepada merak”merak apa niat sang raja waktu kau dibuat?kan kita dulu
dibuat untuk menjadi pengemeh-ngemeh/mainan untuk putra sang raja yang masih
berusia 4tahun,karena putra sang raja masih kecil akhirnya sang raja memutuskan
untuk menyimpan kita didalam peti,bsok kalau sang putra sudah besar baru ia
akan memberikan kita kepadanya’’singkat cerita ikan emas berkata kepada merak”kenapa
kau tidak mencongkel peti ini menggunakan mulutmu agar kita bisa terbebas dari
sini?lalu burung merak mencongkel peti tersebut hingga jebol,dan mereka
bergeser-geser diatas tanah dan mendekati raja,kemudia merak itu membawa raja
putra terbang mengelilingi istana permainsuri,dan sang raja kaget melihat
putranya dibawa terbang mengelilingi istana oleh burung merak,dan sang raja
mengejar burung merak tersebut,tapi semakin dikejar semakin kencang dia
terbang,hingga sang putra melihat taman dipinggir telaha dan menyuruh merak itu
turun dan sang putra duduk ditaman tersebut dan menyuruh buruk merak pergi
meninggalkannya agara sang putra bisa menenangi hatinya.
Singkat cerita saya melakukan proses nyeput,nyeput adalah
memilih salah satu naskah kuno yang sudah ditulis menggunakan daun lontar
,tradisi nyeput naskah sangat dipercayai oleh masyarakat suku sasak untuk
meramal masa depannya.sebelum kami memulai nyeput kami disiapkan segelas air
putih yang berisikan kembang,sebelum nyeput kami disuruh membaca bismillah dan
berniat untuk kebaikan kami kedepannya.Saya pun melakukan nyeput dan memilih
salah satu naskah dan dibacakan oleh mamiq upik,nyeputan yang saya dapat ”Pukuh
Pangkur”nyeputan saya menceritakan tentang raja yang sedang melakukan perjalan
jauh dan ada beberapa hewan yang sedang menghalangi jalannya sang raja pun berkata
bahwa dia adalah utusan dari istana,dan hewan hewan tersebut membukakan jalan
untuk sang raja,dan tiba lagi disuatu lahan yang luas ada seekor babi yang
menghalangi jalannya dan sang raja pun berkata bahwa ia adalah utusan dari
istana akan bepergian kesuatu tempat,dan sang raja meminta untuk diberikan
jalan,dan babi-babi tersebut membukakan jalan untuk sang raja,jadi kesimpulan
dari nyeputan saya adalah,walaupun banyak halangan dan rintangan yang
menghadang didepan pari bisa dilalui.
Singkat cerita,sebelum kami berpamitan untuk pulang kami disuruh untuk mengoleskan mata kami dari bunga yang sudah dicelupkan dedalam air agar mata kami tidak berair karna sudah membuka,membaca naskah kuno tersebut,setelah itu kami diberikan sebuah bingkisan nama kami sendiri yang ditulis diatas daun rotan meggunakan bahasa kawi,setelah itu kami berpamitan untuk pulang karna hari sudah mulai gelap
Sekian cerita pengalaman dari saya semoga bermanfaat,mohon
maaf apabila ada salah kata maupun kaliamat.
Wassalamualaikum wr.wb



Luar biasa baturrku semangat terus menulis hal hal positif seperti ini semoga bermanfaat untuk kita semua
BalasHapusSemoga bermanfaat bagi pembaca
BalasHapusSangat bermanfaat.. Ditunggu next tulisannya kak👍
BalasHapusMasya allah terimakasih buat penulis sudah berbagi naskah cerita yang sangat bermanfaat, semangat terus untuk berkarya ditunggu cerita naskah selanjutnya,hehe 🙏😁
BalasHapusBagus mbak semoga kedepan bisa menceritakan hal hal yang baru lagi
BalasHapusluarbiasa non.
BalasHapusini baru generasi jempolan, krn peduli dengan kebudayaan
Sangat bermanfaat kakak, sangat mengispirasi sekali
BalasHapusKeren nik 😍 semangat untuk kedepannya dan makasi udah bikin makin cinta sama budaya lombok
BalasHapusSangat menginspirasi ka
BalasHapus